Main Article Content
Abstract
Flap merupakan komponen secondary flight control yang berfungsi membantu kinerja primary flight control dengan meningkatkan gaya angkat pesawat pada kecepatan rendah, sehingga keandalannya perlu dijaga agar tidak mengganggu keselamatan operasional penerbangan latih. Pada periode kajian, pesawat latih Cessna 172S dengan registrasi PK-BYJ dilaporkan mengalami malfunction pada kedua flap yang tidak dapat bergerak saat pelaksanaan ground run up, sehingga berpotensi memengaruhi kinerja flight control surfaces pesawat. Artikel ini bertujuan menganalisis penyebab gangguan tersebut dan mendokumentasikan proses penanganannya. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan troubleshooting sistematis mengacu pada Aircraft Maintenance Manual (AMM) Cessna 172S Chapter 27, meliputi tahapan disassembly, inspection, servicing, reassembly, dan functional test. Hasil disassembly dan inspection pada motor flap menunjukkan bahwa komponen tersebut mengalami malfunction sehingga tidak lagi mampu menggerakkan kedua flap meskipun menerima suplai kelistrikan yang sesuai. Penanganan dilakukan dengan mengganti (replace) motor flap sesuai prosedur AMM Chapter 27, dilanjutkan dengan reassembly dan pengujian fungsional yang menunjukkan kedua flap dapat bergerak kembali secara normal, sehingga pesawat dinyatakan laik untuk dioperasikan pada kegiatan latihan penerbangan. Studi kasus ini menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur AMM serta kompetensi teknisi dalam mendiagnosis kegagalan komponen elektromekanis pada sistem flight control guna menjaga keandalan dan keselamatan operasional pesawat latih.
Keywords
Article Details
References
- Baxter, P., & Jack, S. (2008). Qualitative case study methodology: Study design and implementation for novice researchers. The Qualitative Report, 13(4), 544–559. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2008.1573
- Candra Susanto, P., & Keke, Y. (2019). Implementasi regulasi International Civil Aviation Organization (ICAO) pada penerbangan Indonesia. AVIASI: Jurnal Ilmiah Kedirgantaraan, 16.
- Darni, R., Harisman, Y., Sukma, D., Fitriana, E., Sulistiobudi, R. A., & Herayono, A. (2025). Work readiness in vocational education: Perception and correlation between measurement level and system integration. TEM Journal, 14(2), 1388–1397. https://doi.org/10.18421/TEM142-39
- Kirchhoff, R. (2023). Team experiences of the root cause analysis process after a sentinel event: A qualitative case study. BMC Health Services Research, 23(1), 1224. https://doi.org/10.1186/s12913-023-10178-3
- Lubis, M. R. (2021). Pengaruh On The Job Training (OJT) Flight Operations Officer (FOO) terhadap kesiapan kerja. SKYHAWK: Jurnal Aviasi Indonesia, 1(2), 85–91. https://doi.org/10.52074/SKYHAWK.V1I2.14
- Majdi, H. S., Shijer, S. S., Hanfesh, A. O., Habeeb, L. J., & Sabry, A. H. (2021). Analysis of fault diagnosis of DC motors by power consumption pattern recognition. Eastern-European Journal of Enterprise Technologies, 5(113), 14–20. https://doi.org/10.15587/1729-4061.2021.240262
- Olaganathan, R. (2024). Human factors in aviation maintenance: Understanding errors, management, and technological trends. Global Journal of Engineering and Technology Advances, 18(2), 92–101. https://doi.org/10.30574/gjeta.2024.18.2.0021
- Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. (n.d.). Profil dan sejarah singkat. Diakses 28 Agustus 2026, dari https://icpa-banyuwangi.ac.id/
- Yin, Z., Hu, N., Chen, J., Yang, Y., & Shen, G. (2022). A review of fault diagnosis, prognosis and health management for aircraft electromechanical actuators. IET Electric Power Applications, 16(11), 1249–1272. https://doi.org/10.1049/elp2.12225
- Zhou, X. C., Xue, P., Luo, Y. B., Lu, J. G., & Zhang, C. (2022). A recovery mechanism for flap system of large aircraft with actuator failure. International Journal of Protective Structures, 13(3), 539–554. https://doi.org/10.1177/20414196221087338
