Main Article Content

Abstract

Industri penerbangan sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca. Kondisi cuaca buruk seperti badai, kabut tebal, angin kencang, dan salju dapat mengganggu perencanaan penerbangan dan menyebabkan keterlambatan. Artikel ini membahas secara komprehensif pengaruh faktor cuaca terhadap perencanaan penerbangan, mekanisme dampaknya pada keterlambatan penerbangan, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, artikel, maupun sumber daring terpercaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor cuaca memiliki pengaruh signifikan terhadap perencanaan penerbangan, terutama dalam hal rute, jadwal, dan kapasitas pesawat. Keterlambatan penerbangan akibat cuaca berdampak pada kerugian ekonomi, ketidaknyamanan penumpang, dan gangguan operasional bandara. Artikel ini juga mengulas strategi mitigasi seperti pemanfaatan teknologi prakiraan cuaca, sistem manajemen lalu lintas udara yang adaptif, dan koordinasi antar stakeholder untuk meminimalkan dampak negatif cuaca terhadap operasional penerbangan.

Article Details

How to Cite
Putri, N. A., Ramadha, D. B., Darma, C., & Prayitno, H. (2025). Pengaruh Faktor Cuaca Terhadap Perencanaan Penerbangan dan Dampaknya pada Keterlambatan Penerbangan: Cuaca, Perencanaan Penerbangan, Keterlambatan Penerbangan. Jurnal Penelitian, 10(1), 19–27. https://doi.org/10.46491/jp.v10i1.1873

References

  1. Dermadi, Yedi, Shinta Devi Lukitasari and Annisaa Nurhayati. Weather Analysis of Flight Delays at
  2. Husein . Cirebon: Information Technology Engineering Journals, 2019. Web.
  3. Dyahjatmayanti, Ni Luh Candra Ulandari1 Dhiani, and Yune Andryani Pinem. "Analisis Strategi
  4. Komunikasi Air Traffic Control (ATC) di AirNav Indonesia Cabang Denpasar." Jurnal
  5. Kewarganegaraan 6.2 (2022).
  6. Fat, Muhammad Arsya . “Literature Review : Pengaruh Kualitas Udara dan Kondisi Iklim
  7. Terhadap .” Media Gizi Kesmas (2021): 329-342.
  8. Gultepe, Ismail. "A review on weather impact on aviation operations: Visibility, wind,
  9. precipitation, icing." Journal of Airline Operations and Aviation Management 2.1 (2023): 1-44.
  10. Hartanto, Benny, et al. “Pencarian dan Pemanfaatan Informasi Data Badan Meteorologi,
  11. Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).” INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi (2022): 553-
  12. Kirana, Anita Nur, et al. "IMPLEMENTASI ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK
  13. MEMPREDIKSI CUACA MENGGUNAKAN RAPIDMINER." JATI (Jurnal Mahasiswa
  14. Teknik Informatika) 8.2 (2024): 1637-1642.
  15. Kurniasih, Pritha, and Khaira Dewi. "PENGARUH PERUBAHAN IKLIM PADA SEKTOR
  16. EKONOMI DAN TRANSPORTASI." Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan
  17. Tinggi. Vol. 1. No. 3. 2023.
  18. O'Hare, David. "Effects of distance flown on pilot decision making in continued flight into
  19. deteriorating weather conditions." Journal of safety research 88 (2024): 336-343.
  20. Saputra, Abadi Dwi, et al. "Pengaruh Kondisi Cuaca Penerbangan Terhadap Beban Kerja Mental
  21. Pilot." Jurnal Transportasi 15.3 (2015).
  22. Škultéty, Filip, Miriam Jarošová, and Jan Rostáš. "Dangerous weather phenomena and their effect
  23. on en-route flight delays in Europe." Transportation research procedia 59 (2021): 174-182.
  24. Suhadi, Suhadi, et al. "Analisis Fenomena Perubahan Iklim Terhadap Curah Hujan Ekstrim."
  25. Optika: Jurnal Pendidikan Fisika 7.1 (2023): 94-100.
  26. Wahid, Maulidin, et al. "Analisis Data Keterlambatan Penerbangan Lion Air: FaktorFaktor yang Mempengaruhi, Cuaca, dan Strategi Pengurangan." Jurnal Siber Transportasi
  27. dan Logistik 1.3 (2023): 116-123.