Main Article Content

Abstract

Aluminium paduanya ringan dan kuat sehingga merupakan syarat utama suatu material dapat dijadikan bahan dasar pesawat terbang. Dengan adanya perpaduan suatu material akan menciptakan suatu material yang baru sebelum digunakan bahan dasar struktur pesawat terbang. Dengan adanya proses meningkatan kekuatan suatu paduan logam, ada beberapa cara untuk peningkatanya  dengan proses perlakuan panas (heat treatment). Penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pendingin terhadap tingkat kekerasan aluminium alloy 606. Metode yang dapat diterapkan untuk mendapatkan aluminum dengan kekerasan dan kekuatan yang optimal antara lain dengan Benda uji diberi perlakuan panas dengan suhu 120˚C, 160˚C & 200˚C dan waktu tahan 30 menit, 60 menit, 90 menit. Kemudian dilakukan proses pendinginan menggunakan air tawar. Benda kerja hasil proses aging di uji dengan uji impact, uji kekerasan. Dari hasil penelitihan ini menunjukan bahwa heat treatment dan quenching pada allumunium alloy 6061 diperoleh hasil ujji impact tertinggi pada suhu 200 °C dan waktu tahan 90 menit dengan nilai energy yang diserap sebesar 3351 E (kgm). Sedangkan nilai hasil kekerasan viker tertinggi pada suhu 200 °C dan waktu tahan 60 menit dengan nilai 67.0 HVO3.

Keywords

Aluminium alloy 6061 heat treatment media pendingin proses aging uji impact kekerasan

Article Details