Main Article Content

Abstract

Prodi Teknik Pesawat Udara di Politeknik Penerbangan Surabaya telah mendapatkan approval untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan basic license A2 aeroplane helicopter. Dalam pelaksanaannya terdapat kendala pada alat peraga yang dimiliki oleh Politeknik Penerbangan Surabaya untuk mendukung pendidikan dan pelatihan tersebut belum tersedia. Sehingga perlu segera diadakan alat peraga helicopter flight control systems untuk menunjang pendidikan pemahaman dari peserta diklat khususnya pada materi antitorque system.


Tujuan alat peraga ini adalah untuk membantu peserta diklat dalam meningkatkan efektivitas pemahaman flight control system pada sebuah helikopter khususnya pada antitorque system helicopter Robinson R22. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menganalisa efektivitas pembelajaran dan pemahaman taruna terhadap pembelajaran flight control system. Analisa tersebut dilakukan dengan cara membandingan nilai rata-rata pengujian antara responden yang pembelajaran menggunakan media alat peraga dan yang tidak menggunakan media alat peraga. Selain itu juga dilakukan survey terhadap responden untuk mengetahui pengaruh adanya alat peraga sebagai media pembelajaran.


Hasil dari penelitian ini, terdapat perbedaan daya serap pemahaman responden antara yang menggunakan alat peraga sebagai media pembelajaran dan yang tidak menggunakan alat peraga. Penggunaan alat peraga terbukti mampu mengoptimalisasikan daya serap pemahaman responden terhadap materi yang diberikan. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai yang didapatkan dari pengujian yang lebih tinggi antar responden yang menggunakan alat peraga dibandingkan nilai pengujian yang didapatkan dari responden yang tidak menggunakan alat peraga. Selain itu berdasarkan survey, penggunaan alat peraga mampu mengoptimalisasikan dan meningkatkan pemahaman terhadap materi, dan penggunaan alat peraga mampu meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran.

Keywords

Alat Peraga Flight Control System Robinson R22 efektivitas

Article Details