Main Article Content

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat telah menunjukan perubahan yang sangat besar pada piston engine, khususnya pada sistem pengapiannya. Berbagai inovasi terbaru masih terus dilakukan untuk mengembangkan sistem pengapian pada piston engine. Contohnya perubahan E-gap, E-gap atau efficiency gap merupakan jumlah putaran derajat antara posisi dimana contact points terbuka. Ketika contact point terbuka, primary circuit akan rusak. Ini akan mengganggu aliran primary current dan menyebabkan perubahan yang cepat dalam hubungan fluks.Terkait hal ini perlu dilakukan suatu pengujian dengan memodifikasi magneto e-gap dengan standar 0.012 inch dan variasi 0.009, 0.011 inch dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penyetelan magneto e-gap terhadap output tegangan magneto. Kesimpulan pada penelitian ini adalah magneto slick pada engine Lycoming type O-320 yang memiliki 4 silinder mempunyai sudut dwell 54±2° dengan sudut pengapian 90°. Semakin kecil celah platina maka semakin kecil tegangan yang dihasilkan. Semakin besar celah platina dan RPM maka semakin besar percikan yang dihasilkan.

Keywords

Perubahan E-gap magneto slick

Article Details