Main Article Content

Abstract

Pemberian pelayanan pemanduan lalu lintas udara yang maksimal, selain ditentukan oleh sumber daya manusianya terkait pula faktor peralatan, prosedur, serta fasilitas bandar udara yang mendukung. Lokasi Isolated Area/Compass Swinging Area yang berada di taxiway paralel memberikan efek yang kurang efektif terhadap kelancaran pelayanan lalu lintas udara di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado.  Berdasarkan rumusan masalah yaitu apakah ada pengaruh Lokasi Isolated area/CSA di manouevering area terhadap kelancaran Arus Lalu Lintas udara di bandar udara Sam Ratulangi Manado yang bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh atau tidak dari pada lokasi Isolated area/CSA di manouevering area Terhadap kelancaran Arus Lalu Lintas Udara di Bandar udara Sam ratulangi Manado.  Metode Penelitian dalam Penelitian ini penulis menggunkan Penelitian Deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan Airnav Manado, sampel penelitian penulis menggunakan seluruh populasi sebagai sempel yaitu sebanyak 30 sampel. Variabel penelitian penulis ialah variabel bebas (X) yang berupa Lokasi Isolated Area/CSA di manouvering area dan variabel terikat (Y) yang mana pengaruh terhadap kelancaran Arus Lalu lintas Udara. Hasil penelitian dari studi lapangan (observasi),wawancara, kuisioner, Perhitungan koefisien Korelasi spearman rank 0,93 yang artinya hubungan mendekati sempurna antara variabel X dan variabel Y, karena hasil yang diperoleh tidak menghasilkan skor minus maka artinya hubungan tersebut positif bahwa peletakan atau lokasi isolated area/CSA di manouvering area mempengaruhi kelancaran arus lalu lintas udara di bandar udara Sam ratulangi Manado.

Keywords

Pelayanan Lalu lintas udara , Isolated Area/Compass Swinging Area kelancaran arus lalu lintas udara

Article Details