Main Article Content

Abstract

Panel surya adalah alat yang terdiri dari sel surya yang mengubah cahaya menjadi energi listrik. Panel surya sering disebut sel photoVoltaic yang dapat diartikan sebagai “cahaya listrik”. Sel surya sebagai penghasil energi listrik dari sinar matahari secara langsung saat ini masih memberikan daya keluaran yang relative kecil. Diperlukan panel sel surya yang luas untuk mendapatkan daya besar. Dilakukan metode meningkatkan daya keluaran sel surya dengan tidak menambah luas permukaan panel sel surya. Hasil perbandingan daya menggunakan lensa cembung dengan jarak 30 cm diatas panel surya teganagan tertinggi yaitu 17,8 V dengan arus 2,27 A pengujian ini dilakukan pada jam 10.00 WIB. Pengukuran kedua yaitu menggunakan lensa cembung dengan jarak 25 cm diatas panel surya tegangan tertinggi yaitu 16,9 V dengan arus 2,51 A pengujian ini dilakukan pada pukul 10.00 WIB. Pengukuran ketiga yaitu menggunakan lensa cembung dengan jarak 20 cm diatas panel surya tegangan tertinggi yaitu 17,9 V dengan arus 2,25 A pengujian ini dilakukan pada pukul 10.00 WIB. Pengukuran keempat yaitu menggunakan lensa cembung dengan jarak 15 cm diatas panel surya tegangan tertinggi yaitu 20,8 V dengan arus 3,35 A pengujian ini dilakukan pada pukul 10.00 WIB. Pengukuran kelima yaitu menggunakan lensa cembung dengan jarak 10 cm diatas panel surya tegangan tertinggi yaitu 20,9 V dengan arus 3,43 A pengujian ini dilakukan pada pukul 10.00 WIB .Pengukuran yang keenam yaitu pengukuran tanpa menggunakan lensa cembung tegangan tertinggi yaitu 18,9 V dengan arus 2,66 A pengujian dlakukan pada pukul 10.00 WIB. Dari beberapa pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa daya keluaran sel surya menggunakan lensa cembung lebih besar daripada yang tidak menggunakan lensa cembung, namun perlu diperhatikan untuk ukuran tinggi jarak lensa cembung dan suhu yang paling tepat aman yaitu 10 cm dan 15 cm diatas panel surya.

Keywords

sel surya lensa cembung Arduino Atmega2560 Esp 8266 android

Article Details