Main Article Content
Abstract
Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali merupakan salah satu bandara
tersibuk di Indonesia yang memiliki jalan service road sebagai infrastruktur
pendukung operasional Ground Support Equipment (GSE) dan kendaraan
operasional lainnya. Seiring waktu, kondisi perkerasan jalan mengalami penurunan
akibat beban lalu lintas dan kurangnya pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan
mengevaluasi kondisi perkerasan menggunakan metode Pavement Condition Index
(PCI) dan Pavement Surface Evaluation and Rating (PASER). Metode PCI
mengikuti standar ASTM D6433 dengan pendekatan kuantitatif terhadap jenis dan
tingkat keparahan kerusakan, sedangkan PASER mengandalkan penilaian visual
cepat berbasis skala kondisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata PCI
sebesar 75,37 dan nilai rata-rata PASER sebesar 5,6, yang keduanya berada pada
kategori kondisi sedang (fair). Rekomendasi teknis berupa patching dan crack
sealing diberikan pada lokasi-lokasi dengan kerusakan berat. Estimasi biaya
perbaikan meliputi pekerjaan patching menggunakan alat pembongkar cold milling
sebesar Rp383.293.239,00, patching menggunakan alat jackhammer sebesar
Rp284.954.736,00, dan crack sealing sebesar Rp43.412.401,00. Hasil ini menjadi
dasar pengambilan keputusan teknis yang terukur dalam perencanaan pemeliharaan
service road secara berkelanjutan.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.