Main Article Content
Abstract
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, yang dikelola oleh Angkasa Pura I
dan berlokasi di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, mengalami peningkatan
aktivitas penerbangan yang berdampak pada kondisi fisik saluran drainase.
Beberapa bagian saluran mengalami kerusakan, dan sebagian besar masih
menggunakan tanah asli sebagai dasar, sehingga sistem drainase tidak berfungsi
optimal. Oleh karena itu, dilakukan perencanaan ulang sistem drainase terbuka di
area sisi udara guna menciptakan sistem yang lebih andal dan berkelanjutan.
Tahapan perencanaan dimulai dengan analisis data curah hujan harian
menggunakan metode Distribusi Log Pearson Tipe III untuk memperoleh curah
hujan maksimum dengan periode ulang 10 tahun. Data ini menjadi dasar dalam
menghitung intensitas curah hujan dan debit limpasan berdasarkan karakteristik
daerah tangkapan air. Hasil analisis menunjukkan intensitas curah hujan
maksimum selama 60 menit mencapai 268,719 mm/jam dan debit rencana sebesar
2,35 m³/detik. Saluran dirancang dengan lebar bawah 2 m, lebar atas 3,92 m, dan
tinggi 2 m. Total volume pekerjaan drainase mencapai 5.319,2 m³ dengan estimasi
biaya Rp 6.124.261.291,53.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.