Main Article Content
Abstract
Apron B Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo merupakan area strategis untuk pergerakan
pesawat yang direncanakan diperluas sebesar 38.016 m² untuk mendukung status Embarkasi
Haji Penuh (EHP) sehingga harus mampu melayani Pesawat Boeing 777 300ER. Salah satu
komponen penting perkerasan kaku adalah lapisan stabilized base, di mana dua material yang
umum digunakan yaitu lean concrete dan cement treated base (CTB) harus dievaluasi untuk
menentukan opsi yang paling optimal dan efisien dari segi struktur dan ekonomi. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif komparatif, yang dilakukan dengan
mengolah data numerik serta membandingkan dua jenis material stabilized base melalui
simulasi menggunakan software FAARFIELD. Analisis dilakukan untuk memperoleh hasil
perbandingan ketebalan struktur perkerasan, nilai PCN, serta estimasi biaya konstruksi. Hasil
analisis menunjukkan bahwa struktur dengan lean concrete memiliki total ketebalan 793 mm
dan menghasilkan nilai PCN sebesar 117 R/B/W/T, sedangkan struktur dengan CTB memiliki
total ketebalan 795 mm dengan nilai PCN 118 R/B/W/T. Dari sisi biaya, rencana anggaran
biaya untuk struktur perkerasan kaku apron B dengan menggunaan lean concrete pada lapisan
stabilized base mencapai Rp 96,406,624,950, sedangkan penggunaan CTB lebih ekonomis
sebesar Rp 95,350,273,103. Kedua alternatif memenuhi syarat kekuatan struktur (PCN > ACN),
namun CTB menawarkan kombinasi terbaik antara performa dan efisiensi biaya untuk lapisan
stabilized base Apron B.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.