Main Article Content
Abstract
Penelitian ini membahas perbandingan biaya dan waktu pengerjaan penutup saluran
drainase menggunakan metode beton konvensional dan beton pracetak di Bandar
Udara Namrole. Latar belakang penelitian ini didasari oleh keberadaan saluran
drainase terbuka di area runway strip yang tidak sesuai dengan ketentuan regulasi
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Tahun 2023. Penutup saluran direncanakan
dengan dimensi 2000 mm x 600 mm untuk beton konvensional dan 2020 mm x 600
mm untuk beton pracetak dengann ketebalan 150 mm. Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif terhadap analisis biaya
dan waktu pelaksanaan. Hasil analisa menunjukkan bahwa beton konvensional
membutuhkan biaya sebesar Rp 3.489.564.407,00, sedangkan beton pracetak
memerlukan Rp 5.697.799.870,00. Dari sisi durasi, beton pracetak lebih efisien
dengan waktu pengerjaan 50 hari dibandingkan beton konvensional yang
memerlukan 105 hari. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa, penggunaan
beton konvensional lebih ekonomis dari sisi biaya, sedangkan beton pracetak
unggul dalam efisiensi waktu pengerjaan proyek.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.