Main Article Content
Abstract
Bandar Udara Juwata Tarakan di Kalimantan Utara berperan penting dalam
mendukung mobilitas penumpang dan distribusi barang. Peningkatan lalu lintas
kendaraan berat pada tahun 2024 menyebabkan kerusakan signifikan pada jalan
akses terminal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kerusakan dan
merencanakan metode perbaikan menggunakan Pavement Condition Index (PCI)
berdasarkan survei visual ASTM D6433. Hasil menunjukkan jalan akses masuk
(perkerasan kaku) sebagian besar dalam kondisi Baik (73,33%), sedangkan jalan
akses keluar (perkerasan lentur) didominasi kondisi Buruk (40%). Rekomendasi
perbaikan meliputi pembersihan dan pemantauan 107 m2, penambalan 324,6 m2,
serta pembongkaran lokal 289 m2 pada jalan masuk (total 721 m2), dan pembersihan
10 m2 serta patching 1.125 m2 pada jalan keluar (total 1.194 m2). Estimasi biaya
perbaikan sebesar Rp134.053.000,00 untuk jalan masuk dan Rp253.724.000,00
untuk jalan keluar. Hasil penelitian ini menjadi dasar perencanaan pemeliharaan
yang efektif dan berkelanjutan di Bandar Udara Juwata Tarakan.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.