Main Article Content

Abstract

Bandar Udara Binaka berlokasi di pulau nias, tepatnya di kota Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara. Bandar Udara Binaka memiliki panjang landas pacu dengan dimensi 2250 meter x 30 meter dengan menggunakan perkerasan flexible. Mengacu pada Annex 14, dan ICAO Tahun 2019 terkait keselamatan dan keamanan penerbangan, pada ujung Bandar udara binaka belum memiliki runway end safety area, sehingga penulis mengambil judul penelitian untuk merencanakan pembuatan runway end safety area diujung runway 09.


Untuk panjang RESA jika disesuaikan dengan code number dan code letter yaitu 4C, maka diperlukan panjang dan lebar RESA masing-masing berukuran 90 m dan 60 m. Perencanaan pembuatan RESA perlu dilakukan guna mengantisipasi apabila terjadi overrunning ketika pesawat landing di runway Bandar udara Binaka.


Dilihat pada lahan eksisting, ketidak rataan lahan membuat perencanaan ini menjadi terhambat, sehingga dilaksanakan pemerataan lahan menggunakan metode cut and fill. Dalam perencanaan, lahan RESA menggunakan kemiringan yang sesuai dengan aturan yang memenuhi kelayakan operasional, dengan presentase kemiringan melintang yakni 1,5% dan kemiringan memanjang sebesar 2%. Hasil perhitungan volume galian dan timbunan dari 2 metode yakni manual 8386,81 m3 dan metode software 8397,06 m3. Perhitungan  Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan volume 8397,06 yang menghabiskan dana sebesar Rp. 1.629.511.000,00.

Keywords

Runway End Safety Area Bandar Udara Binaka Software PCLP AutoCAD galian timbunan

Article Details

How to Cite
Alan Budi Prasetyo, Bambang Wasito, & Karina Meilawati. (2023). PERENCANAAN PEMBUATAN RUNWAY END SAFETY AREA DI UJUNG RUNWAY 09 BANDAR UDARA BINAKA. Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan), 6(1). https://doi.org/10.46491/snitp.v6i1.1450