Main Article Content

Abstract

Tail rotor yang merupakan salah satu bagian terpenting dari helikopter dengan jenis MBB BO-105 yang berguna untuk mengkompresi torque yang disebabkan oleh Main Rotor. Pada tail rotor terdapat bagian yang disebut tail rotor pylon yang berfungsi sebagai penyangga tail rotor. Tail rotor pylon akan menjadi objek utama dalam analisi penulisan ini. Dimana vortex generator akan diletakan pada tail rotor pylon. Penelitian ini, melakukan analisa karakteristik aerodinamika dengan mengkaji pendistribusian aliran fluida di sepanjang kontur tail rotor pylon untuk mendapatkan hasil distribusi tekanan dan aliran udara yang terjadi disekitar tail rotor. Analisis dilakukan dengan cara simulasi aliran udara yang mengalir pada tail rotor MBB BO-105 menggunakan software ANSYS R18. Tujuan dari analisis ini adalah mengetahui pengaruh perbedaan karakteristik penggunaan triangular vortex generator pada tail rotor pylon dan tanpa triangular vortex generator.


Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis simulasi pada benda uji tail rotor pylon MBB BO-105 yang diberi variasi vortex generator berjenis triangular dengan panjang tail rotor pylon  cm, dan ekstensi vortex generator dibuat sepanjang 80% dari ukuran tail rotor pylon yaitu 600 cm. Hasil instrumen penelitian berupa gambar visualisasi aliran udaran dan kontor sebaran disekitar tail rotor.


Hasil penelitian ini menunjukkan hasil gambar visualisasi aliran dan kontor sebaran yang terdapat pada uji tail rotor plain vortex generator dan tail rotor triangular vortex generator. Untuk hasil visualisasi aliran pada dua benda uji tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Begitu juga hasil kontur sebaran kedua benda uji, menunjukkan hasil kontur sebaran tail rotor triangular vortex generator lebih efisian dibandingkan tail rotor plain vortex generator tetapi tidak begitu signifikan perbedaanya.

Keywords

tail rotor tail rotor pylon MBB BO-105 vortex generator

Article Details