STUDI EKPERIMENTAL PENERIMA ADS-B MENGGUNAKAN RTL 1090 DAN RTL-SDR R820T2 DI BANDARA JUANDA SURABAYA

  • Bambang Bagus Hariyanto POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA
Keywords: ADS-B, Virtual Radar Server, RTL-SDR R820T2, RTL1090

Abstract

Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) adalah sebuah teknologi surveillance menggunakan informasi posisi dari satelit yang dipancarkan (broadcast) secara terus-menerus. Salah satu permasalahan dalam perkembangan teknologi surveillance yaitu bagaimana mendeteksi atau memantau pesawat dengan teknologi peralatan yang murah, dimana diketahui peralatan surveillance yang ada di bandara Indonesia cenderung mahal harganya bahkan modul-modul peralatan tiap-tiap alat surveillance dijual khusus sesuai merk dan tipe tiap-tiap peralatan surveillance. Permasalahan yang juga dihadapi di bandara Indonesia yaitu terbatasnya peralatan surveillance yang ada di tiap-tiap bandara terutama peralatan ADS-B, dimana rata-rata di bandara cabang dan unit di Indonesia belum mempunyai peralatan ADS-B dan hanya menggunakan situs Flightradar24 sebagai sumber informasinya. Flightradar24 adalah layanan jasa berbasis internet yang menunjukan informasi penerbangan pesawat terbang yang meliputi Ident atau Squawk, Heading dan Track. Akan tetapi Flightradar24 memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah jika pengguna ingin menampilkan informasi lebih banyak, pengguna diharuskan membayar secara berkala atau berlangganan, dan delay yang terjadi karena pemrosesan data dan dibutuhkannya internet untuk bisa menjalankannya. Oleh karena itu penulis membuat Analisa terutama daya yang diterima sebuah perangkat receiver ADS-B yang menggunakan RTL-SDR R820T2 untuk memproses sinyal yang dipancarkan transponder pesawat untuk mendapat informasi berupa 24 bit ICAO aircraft address, Nationality, Ident atau Squawk, Altitude, Latitude, Longitude, Speed, Heading dan Track sehingga dapat membantu user untuk mengamati sebuah target atau pesawat.

Published
2019-11-29