ANALISA KAPASITAS APRON TERHADAP ON TIME PERFORMANCE PADA SAAT PEAK HOURS DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL ADISUTJIPTO YOGYAKARTA

  • Rizky Retno Wulandari POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA
Keywords: kapasitas apron, parkingstand, peak hours, OTP, personel AMC, airline

Abstract

 

Kapasitas apron di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta sangat terbatas. Semakin meningkatnya lonjakan penumpang mengakibatkan semakin bertambahnya penerbangan komersial berjadwal. Sehingga aktivitas penerbangan terutama di apron semakin padat. Pada saat jam puncak (peak hours), dapat diindikasikan bahwa kapasitas apron tersebut tidak mampu menampung lonjakan pertumbuhan pergerakan pesawat udara setiap tahunnya. Hal tersebut tentunya menimbulkan dampak yang sangat berarti, yaitu penundaan penerbangan (flight delay) yang hampir terjadi setiap hari, terjadi antrian untuk mendarat maupun lepas landas yang dapat menimbulkan kerugian bagi pihak maskapai sehingga berdampak pada On Time Performance (OTP) bandara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan JICA/Japan International Corporation Agency (1991) untuk menghitung kapasitas apron dan pergerakan pesawat pada jam puncak (peak hours). Sedangkan metode yang digunakan adalah dengan teknik skala likert. Pada tahun 2018, jumlah pergerakan pesawat udara pada jam puncak adalah 18 pesawat udara per jam, sedangkan kapasitas pergerakan pesawat yang dapat ditampung apron adalah 19 pesawat udara per jam. Rata-rata presentase jumlah pergerakan pesawat udara pada jam puncak tahun 2018 adalah 91.8% atau jumlah pergerakan pesawat udara di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta tergolong penuh, mendekati 100% dari kapasitas yang tersedia. Dan dari hasil analisa yang didapatkan adalah skor  Koefisien Korelasi 0,8 artinya, ada korelasi yang tinggi antara variabel X dan variabel Y. Variabel Y (On Time Performance) sangat bergantung kepada variabel X (Kapasitas Apron) yang tersedia di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.

Published
2019-11-28